Sabtu, 04 Februari 2012

do the best,dont be the best


Setiap orang ingin sukses. Itu pasti. Apakah rahasia kesuksesan itu? Apa yang membuat orang sukses? Apakah talenta, bakat, pendidikan tinggi atau koneksi. Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap lulusan Harvard yang telah lulus 20 tahun lalu, mengungkapkan bahwa 3% dari lulusan Harvard yang menulis sasarannya dengan sangat jelas mencapai kebebasan finansial yang jauh lebih baik dari 97% lainnya. Penelitian ini mengungkapkan bahwa kemungkinan orang sukses jauh lebih besar, ketika orang tersebut menuliskan sasaran (goal) dengan sangat jelas.
 Orang-orang dengan talenta, bakat dan pendidikan biasa-biasa saja bisa berhasil jauh lebih baik, jika orang itu mau menuliskan sasaran dengan sangat jelas, fokus terhadap sasaran itu dan berusaha terus untuk mencapainya. Sudahkah Anda menulis sasaran yang Anda ingin capai? Jika belum, ada baiknya Anda menuliskan sasaran Anda. Bila sudah, apakah Anda terus berusaha memberikan yang terbaik untuk mencapai sasaran itu? Atau Anda berhenti dan menyerah di tengah jalan walau sasaran yang Anda inginkan belum tercapai. Anda mungkin berhenti di tengah jalan karena kehilangan motivasi atau karena sudah merasakan sedikit keberhasilan dan puas dengan pencapaian itu.
Mungkin dalam keluarga dan pekerjaan, Anda sudah merasakan sedikit keberhasilan. Syukurilah keberhasilan itu. Berterima kasihlah atas pencapaian itu. Tetapi jangan berhenti sampai di situ. Terus bergerak. Terus dekati sasaran Anda, sampai sasaran Anda tercapai.
Melakukan yang terbaik bukan berarti menjadi sempurna. Melakukan yang terbaik adalah ketika Anda melakukan setiap hal dengan segenap kemampuan yang Anda miliki. Mencoba menjadi sempurna adalah jalan menuju kekecewaan. Tidak ada seorangpun di dunia ini dapat melakukan segala sesuatu sempurna 100%. Dari pada menjadi sempurna, lebih baik Anda melakukan segala sesuatu yang terbaik yang Anda bisa lakukan. Menjadi yang terbaik dengan mengalahkan orang lain adalah sebuah perjalanan yang sangat melelahkan dengan format win-lose. Melakukan yang terbaik yang saya maksud adalah sebuah tindakan yang proaktif dan dinamis. Anda harus selalu bertanya dalam apapun yang Anda lakukan, apakah Anda sudah memberikan yang terbaik. Sangat mungkin sekali ketika Anda terus melakukan yang terbaik, Anda akan menjadi yang terbaik. Di dalam keluarga, apakah Anda sudah memberikan yang terbaik kepada suami, istri, orang tua, saudara, dan anak Anda. Di kantor, sudahkah Anda memberikan yang terbaik kepada atasan, bawahan dan rekan-rekan kerja. Seperti kata seorang penulis Amerika terkenal, Helen Keller, ketika Anda selalu melakukan yang terbaik yang Anda mampu lakukan, maka akan ada keajaiban yang akan datang dalam hidup Anda. Do the best, don’t be the best.

 

Tidak ada komentar: